Jumat, 24 Januari 2014

DOWNLOAD FOLDER LOCK FULL VERSION

Sobat punya data pribadi yang harus dilindungi? atau rahasia yang tidak boleh sembarangan orang tau? nah sobat sebaiknya coba menggunakan software Folder lock . Software folder lock  dapat mengamankan data pribadi sobat dari ancaman pengguna lain yang dapat mencuri data-data penting di dalam komputer sobat. Nah software folder lock  ini dapat mengatasi semua kekuatiran sobat. Penasaran sob?

Apa itu Folder Lock
Folder Lock  adalah software untuk enkripsi data yang cepat dan perangkat lunak proteksi password untuk Windows. Selain itu, juga dapat sekaligus mengenkripsi, mengunci dengan password untuk melindungi file, folder, drive, USB drive dan bahkan CD / DVD-RW. oke buat yang mau download softwarenya Download Disini Gan

Kamis, 23 Januari 2014

DOWNLOAD NERRO PORTABLE

Tidak usah berlama-lama, bagi yang mau burning tapi tidak mau repot-repot dalam instalasi, silahkan coba nero portable yang satu ini, freee buat agan - agan semua silahkan Sedot Disini saja

Tutorial Debian 6.08 Squeze (PC Router)


Modul ini adalah modul yang membahas mengenai debian 6.08 Squeze tentang cara konfigurasi jaringan, koneksi internet hingga memblok situs / web, maka dari itu pelajarilah baik - baik mengenai modul ini , jika menemukan kesulitan bertanyalah kepada instruktur atau guru pembimbing.


Ø  Login sebagai root pada linux debian lenny, kemudian aktifkan ethernet lihat konfigurasi jaringannya dengan mengketikan ifconfig(tanpa putip). Jika, dilayar tidak tampil eth0 & eth1 berarti eth0 & eth1 dalam keadaan tidak aktif, maka aktif kan terlebih dahulu eth0 & eth1 dengan mengetikan :

#  ifconfig eth0 up                         ( untuk mengaktifkan eth0 )
#  ifconfig eth1 up                          ( untuk mengaktifkan eth1 )


“ Ip Address “

Ø  Lalu ketikan mii-tool(tanpa kutip) untuk melihat sambungan LanCard yang aktif, pastikan eth0 yang terhubung pada swich & eth1 yang terhubung pada access point/client. Kemudian berikan IP Address dengan perintah :

#  nano /etc/network/interfaces                       ( untuk memberi IP Address )

                                    *** paling bawah tambahkan :

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.2.(XXX)
netmask 255.255.255.0                                                            
network 192.168.2.0
broadcast 192.168.2.255


KETERANGAN :
     (XXX) diubah dengan no. Absen
gateway 192.168.2.1
dns-nameservers 192.168.2.1
dns-search smkn5.sch.id

auto eth1
iface eth1 inet static
address 192.168.50.(XXX)
netmask 255.255.255.0
network 192.168.50.0
broadcast 192.168.50.255

setelah selesai simpan dengan cara Ctrl + o kemudian Ctrl + x untuk keluar, lalu restart jaringannya dengan perintah :

#  /etc/init.d/networking restart                        ( untuk merestart jaringan )

Ø  Lalu lihat kembali seluruh konfigurasi jaringannya, dengan perintah :

# ifconfig –a                        ( untuk melihat keseluruhan konfigurasi jaringan )
                                                         

“ Host Name “

Ø  Jika setting IP Address sudah OK, maka langkah selanjutnya ialah memberi hostname dengan perintah :

#  nano /etc/hosts                                ( untuk merubah nama hostname )

127.0.0.1                                 loopback
192.168.50.(xxx)                     server.smkn5.sch.id server  (sebagai contoh)
                                                                                                                                                           
                                    Lebihkan dari IP eth1
           
simpan dengan cara ctrl + o kemudian ctrl + x untuk keluar


“ DNS “

Ø  Selanjutnya setting DNS, dengan perintah :

#  nano /etc/resolv.conf                             ( untuk menambahkan dns )

dns-search smkn5.sch.id
nameserver 192.168.2.1   ( isi Ipnya dengan IP Gateway eth0)
           
simpan dengan cara ctrl +o Lalu Ente,  kemudian ctrl + x untuk keluar


“ DHCP “

Ø  Selanjutnya setting DHCP, Pertama install terlebih dahulu DHCP nya. Perintahnya :

#  apt-get install dhcp3-server                        ( untuk menginstall dhcp )

Lalu setting DHCPnya, dengan perintah :
           
#  nano /etc/dhcp/dhcpd.conf                            ( untuk membuat konfigurasi DHCP)

***Carilah kalimat # A slightly kemudian edit pada bagian tersebut seperti dibawah ini.***

# A slightly different configuration for an internal subnet

**hilangkan tanda pagar ( # ) pada :

  subnet  10.5.5.0   netmask 255.255.255.254 {
                                    range 10.5.5.26   10.5.5.30;
                        option domain-name-servers ns1.internal.example.org;
                        option domain-name "internal.example.org";
                        option router 10.5.5.1;
                        option broadcast-address 10.5.5.31;
                        default-lease-time 600;
                        max-lease-time 7200;
}

Ubahlah IP dan Domain name dengan ketentuan sebagai berikut :

Subnet                                           : 192.168.50.(xxx) netmask 255.255.255.0;           ( network eth1 )
Range                                            : 192.168.50.(xxx)   192.168.50.(xxx) ;   ( range awal lebih dari ip Dns Search
                                                                                                                                      dan yang akhir daitambah 15  )

Option domain-name-servers    : 192.168.2.1           ;                                                           ( ip gateway )
Option domain-name                   : “smkn5.sch.id                                                    ( dns-search eth0 )
Option router                                : 192.168.50.(xxx)                                                 ( ipaddress eth1 )
Option broadcast                          : 192.168.50.(xxx)                                                 ( ip range akhir )


simpan dengan cara ctrl + o, lalu tekan enter kemudian ctrl + x untuk keluar

Kemudian DHCP direstart dengan perintah:

#  /etc/init.d/isc-dhcp-server restart


“ Ip Forward “

Ø  Selanjutnya, setting system control configurationnya dengan perintah :

#  nano /etc/sysctl.conf                             ( untuk mengontrol systemnya )

**hilangkan tanda pagar ( # ) pada :

 net.ipv4.ip_forward = 1
 net.ipv6.ip_forwarding = 1

simpan dengan cara ctrl + o kemudian ctrl +

x untuk keluar                                                                               







“ IpTables “

Setelah itu,  membuat jaringan local. Dengan perintah :

#  nano /etc/rc.local

*** diatas exit tambahkan :

iptables -t nat -A POSTROUTING -o eth0 -j MASQUERADE

simpan dengan cara ctrl + lalu entero kemudian ctrl + x untuk keluar

kemudian simpan dengan perintah :

#  iptables-save

Jika terjadi problem / masalah maka reboot systemnya, dengan perintah “reboot” lalu ulangi perintahnya.
Setelah ok, lihat akses internetnya. Perintahnya :

#  iptables -t nat -n –L
           

“ PROXY “

Ø  Kemudian, install proxy dengan perintah :

#  apt-get install squid

Setelah itu, setting proxynya :

#  nano /etc/squid/squid.conf

̵   Cari ( ctrl + w ) http_port 3128    tambahkan  transparent
Menjadi :

            http_port 3128 transparent



̵   Cari  acl CONNECT   tambahkan  method CONNECT
menjadi :

            acl CONNECT method CONNECT


̵   Cari  http_access deny all
tambahkan :
http_access  deny  all
acl  user  src  192.168.1.0/24                                                   ( network eth0 )
acl  user1  src  192.168.50.0/24                                               ( network eth1 )
acl  blok_site  dst  domain  .facebook.om  .google.com  .youtube.com
http_access  deny  blok_site
http_access  allow  user
http_access  allow  user1

̵   cari  cache_mgr   (dibawah default ditambahkan)
menjadi :
# default

̵   cari  visible_hostname (dibawah default ditambahkan)
menjadi :
# default
visible_hostname  www.smkn5.sch.id






simpan dengan cara ctrl + o kemudian ctrl + x untuk keluar

setelah selesai, simpan perubahannya dengan perintah :

#  /etc/init.d/squid restart                                     ( untuk merestart PROXY )



“ IpTables “

Ø  Setelah ok, setting kembali router akses internetnya.

#  nano /etc/rc.local

*** diatas exit tambahkan lagi :

iptables -t nat -A PREROUTING -p tcp --dport 80 -j REDIRECT  --to-port 3128

simpan dengan cara ctrl + o kemudian ctrl + x untuk keluar

kemudian simpan dengan perintah :

# iptables-save

Jika terjadi problem / masalah maka reboot systemnya, dengan perintah “reboot” lalu ulangi perintahnya.

Setelah ok, lihat akses internetnya. Perintahnya :

#  iptables -t nat -n -L

“ Remote Access “

Remote Access adalah salah satu teknologi yang digunakan untuk mengakses suatu system melalui media jaringan. Sehingga kita dapat mengkonfigurasi suatu system, dimana pun kita berada asalkan terkoneksi ke internet atau jaringan tersebut. Untuk menginstal Remote access digunakan perintah seperti dibawah ini :

                        #  apt-get install ssh ( agar dapat diremote )

Kemudian, untuk mengakses SSH Server melalui jaringan, dibutuhkan aplikasi tambahan yang dinamakan SSH Client. Secara default SSH Client sudah terinstal otomatis pada system operasi Debian.


Pada Client, koneksilkan meggunakan Putty, lalu isi pada kolom ip address, dengan ip eth1 pada server…

Bagi Yang mau Download Tutornya Ada Disini  Sedot Tutornya Disini